Juli 2026
NINOS Education & Development baru saja menyelesaikan dan menyerahkan Evaluasi Akhir Program (End Program Evaluation / EPE) untuk Area Program Kubu Raya yaitu sebuah program perlindungan anak yang telah berjalan selama sebelas tahun di enam desa Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, di bawah implementasi Wahana Visi Indonesia (World Vision Indonesia).
Laporan telah diterima dan disetujui oleh WVI dalam versi Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Evaluasi ini menandai salah satu penugasan paling komprehensif yang pernah NINOS tangani dan kami ingin berbagi mengapa pekerjaan ini penting, bagaimana kami mengerjakannya, dan apa yang kami pelajari.
Tentang Program yang Dievaluasi
AP Kubu Raya adalah program kesejahteraan anak berbasis komunitas yang berjalan dari 2013 hingga 2025, mencakup enam desa di wilayah pedesaan Kalimantan Barat dengan total anggaran lebih dari USD 5,4 juta. Program ini merespons tantangan nyata: tingkat kekerasan terhadap anak yang tinggi, akses layanan perlindungan yang terbatas, dan norma sosial-budaya yang mengakar termasuk praktik pernikahan anak dan disiplin fisik yang masih umum.
Selama tiga fase implementasi, program ini membangun sistem perlindungan anak berbasis komunitas, memberdayakan remaja melalui Forum Anak dan pelatihan kecakapan hidup, mengintegrasikan modul pengasuhan positif melalui pemimpin keagamaan, serta mendorong lebih dari 65 instrumen kebijakan pro-anak di empat tingkat pemerintahan.
Tentang Program yang Dievaluasi
AP Kubu Raya dirancang untuk menjawab tantangan nyata di komunitas sasaran: norma sosial yang menormalisasi pernikahan anak, paparan kekerasan di tingkat rumah tangga, lemahnya mekanisme perlindungan anak berbasis komunitas, dan akses terbatas terhadap layanan berkualitas. Program ini berjalan dalam tiga fase (2013–2025) dengan total anggaran lebih dari USD 5,4 juta, mencakup enam desa dengan sekitar 28.651 jiwa.
Selama tiga fase tersebut, program membangun sistem perlindungan anak berbasis komunitas (PATBM/CBICP), memberdayakan remaja melalui Forum Anak dan pelatihan kecakapan hidup, mengintegrasikan modul pengasuhan positif melalui pemimpin keagamaan, serta mendorong lebih dari 65 instrumen kebijakan pro-anak di empat tingkat pemerintahan.
Tujuan dan Kerangka Evaluasi
EPE ini dirancang untuk menilai secara sistematis kinerja dan hasil program menggunakan enam kriteria evaluasi OECD-DAC: relevansi, efektivitas, efisiensi, dampak, keberlanjutan, dan advokasi.
Secara spesifik, evaluasi bertujuan untuk:
- Menilai sejauh mana program mencapai tujuan dan hasil yang ditargetkan di tingkat anak, rumah tangga, komunitas, dan sistem
- Mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pencapaian hasil
- Menilai keberlanjutan program : termasuk kesiapan dan kapasitas komunitas serta sistem lokal untuk melanjutkan praktik efektif setelah dukungan langsung WVI berakhir
- Menghasilkan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti untuk perencanaan transisi, penguatan kemitraan lokal, dan desain program ke depan
Evaluasi ini secara khusus menekankan prinsip partisipasi anak, kesetaraan gender, dan inklusi sosial sebagai dimensi yang terintegrasi dalam implementasi program.
Metodologi: Mixed Methods yang Ketat
NINOS bergabung sebagai tim evaluasi independen, bekerja berdampingan dengan tim PEARL nasional WVI. Metodologi yang kami terapkan mencakup:
Data kuantitatif primer : Caregiver/Guardian Survey (CGS, n=240) dan Youth Healthy Behaviour Survey (YHBS, n=243), menggunakan metode Probability Proportional to Size (PPS) dengan cluster sampling dua tahap. Data dipilah berdasarkan jenis kelamin, kelompok usia, desa, status sponsorship, dan disabilitas.

Data kualitatif : 10 Focus Group Discussion dan 11 Key Informant Interview di enam desa, melibatkan anak-anak, remaja, pengasuh, kader PATBM, pemimpin keagamaan, tokoh adat, pejabat pemerintah, dan mitra pelaksana YGPB.
Most Significant Change (MSC) : Empat narasi MSC yang menangkap perubahan terdalam dari perspektif komunitas, dikombinasikan dengan alat PRA (pemetaan komunitas dan Teknik Sepuluh Biji).
Asesmen kapasitas mitra : Analisis empat siklus Comprehensive Organisational Capacity Assessment (COCA) terhadap mitra pelaksana YGPB.
Review dokumen : Laporan tahunan TA2014–TA2025, catatan buku log PATBM, data CMS, kebijakan lokal, dan dokumen PQSR.
Temuan Utama
Program mencapai pengurangan yang signifikan dan terukur pada kedua indikator perlindungan anak tingkat tujuan — keduanya signifikan secara statistik dan memenuhi target akhir program.

Yang paling bermakna adalah perubahan yang tertanam dalam institusi yang akan tetap ada setelah program berakhir: Forum Anak di semua enam desa kini memiliki pengakuan hukum formal dan anggaran desa operasional. PATBM membangun jalur respons kasus yang sebelumnya tidak ada — mencapai tindak lanjut 100% pada dua tahun terakhir, pencapaian yang hanya diraih empat AP secara nasional. Mitra pelaksana YGPB berkembang dari kategori Awal (49,8%) ke Matang (80,6%) dalam empat siklus asesmen independen.
Di sisi advokasi, program berkontribusi pada lebih dari 65 instrumen kebijakan pro-anak yang menjangkau ratusan ribu anak di Kabupaten Kubu Raya. Evaluasi ini juga mencatat area yang perlu diperkuat: capaian pada beberapa indikator cenderung menurun ketika kegiatan program berkurang intensitasnya; sejumlah regulasi yang telah disahkan belum sepenuhnya dijalankan di lapangan terutama karena efisiensi anggaran APBD dan Dana Desa; dan komunitas di dalam area perkebunan kelapa sawit belum berhasil dijangkau program secara efektif.
Tim Evaluasi NINOS
NINOS adalah konsultan evaluasi program dan pengembangan komunitas yang berkonsentrasi di bidang pendidikan, kesehatan, perlindungan anak, pemberdayaan remaja, dan penguatan sistem lokal. Kami percaya evaluasi yang baik bukan hanya tentang mengukur apa yang terjadi — tetapi membantu klien memahami mengapa sesuatu berhasil, apa yang rentan, dan ke mana melangkah selanjutnya.
Tertarik Bekerja Sama?
Jika organisasi Anda sedang merencanakan evaluasi program, asesmen kapasitas mitra, atau studi dampak — khususnya di bidang perlindungan anak, pemberdayaan komunitas, atau program berbasis iman — kami terbuka untuk berdiskusi.
📧 ninosindonesiafoundation@gmail.com | 🌐 ninosfoundation.org | 📍 Duren Sawit, Jakarta, Indonesia